BANGKOK Day-1 Jam 10 Air Asia takeoff dari Cengkareng, dan Landing jam 13:15 di Swarna bumi Airport.
Pemeriksaan imigrasinya sangat simple. Petugas memeriksa Passport, boarding pass dan Arrival card. Sebuah camera mini disiapkan dimeja petugas yg berfungsi untuk merekam wajah. Tidak sampai 3 menit selesai pemeriksaan. Berapa langkah dari meja pemeriksaan, terpampang display informasi dimana bagasi mesti diambil, yang sangat memudahkan penumpang mengambil bagasi. Bagasipun tidak dipriksa pabean, sehingga kita bisa langsung keluar bandara. Melewati lobby bandara. Pintu keluar ada di ujung lobby, melewati deretan kios kiosk yg kebanyakan diisi oleh biro perjalanan. Booklet2 tempat wisata dan peta kecil yg cukup informatif banyak tersedia dan Free. Untuk yg mau mempergunakan Taxi, tersedia taxi argo yg dikoodinir pihak bandara, sehingga tidak ada rebutan penumpang. SEmua antri satu satu. Ongkos yg kita bayar sesuai argo ditambah 50 Bath. (admninistration fee). Sampai di daerah Riverside, ongkosnya 200(argo)50(adm)
 Sebagian lapisan semen yang selama ini menutupi seluruh permukaan halaman depan dan belakang, aku bongkar, diganti dengan rerumputan dan pohon2 perdu. ceritanya ikutan berpartisipasi menciptakan bumi yg lebih hijau.
Masalah baru muncul. Ternyata sepetak tanah berumput itu, menjadi satu2nya area yang tidak berlapis semen di seputar rumahku, dan , , , , , , dijadikan WC umum oleh Kucing2.
Jadinya, yaa ijo sih tapi ditambahin bau2an ........
Seeekor Cupang Jantan mojok dan mulai membuat buih2, tanda lagi birfahi.
Segera dipindahin ke aquarium kecil, biar dia lebih merasa nyaman membuat buih. Hari esoknya, aku masukin cupang betina yang diperkirakan siap kawin ternyata sang betina masih malu2 dan jual mahal, cuma kejar2an aja. Pagi2 berdua sudah mulai rukun, tiap menit kawin dan mengatur telur2nya di buih2. Gak sampai 3 jam, sang betina mulai berulah, mencoba memangsa telurnya. sibuklah sang jantan mengusir si betina jauh2 dari telur2nya. Untuk keamanan, aku ungsikan lagi si betina Si jantan dengan telaten menunggui telurnya. Besoknya lagi, sudah mulai keliatan anak2 cupang sebesar jarum Belajar berenenag disekitar buih2nya, kalau terlalu jauh, sang jantan segera membawanya kembali ke buih2nya.

Nyeruput kopiditemenin juadahtentunya tak lupa 234.
Di Sidoarjo, tepatnya di Rujak cingur. Mbak Tila Pandean Rw-1
Letaknya masuk gang sedikit. Tapi lareeeessss, jadi siap2 ngantree.
Rasa petisnya mantabbb, cingurnya, tebel n empukkkk.

1. Pra Sekolah. Diantar nyokap, pagi2 ngantri didepan calon sekolah. Di ruang kepala sekolah, dilihat sang nyokap menyerahkan segepok duit sama kepsek, kata sang nyokap "untung mami bawa duit, jadi besok kamu bisa sekolah disini"
2. Masa Sekolah. Dari pelajaran mathematik, dia bisa menghitung, berapa biaya yang dikumpulkan para murid, dan berapa biaya yang terpakai untuk acara2 sekolah. Sisanya berarti jatah bapak/ ibu guru.
Karena dimarahin bokap nyokap saat rapornya jelek, menyontek saat ulangan jadi obat yang mujarab
3. Mara Pra kerja. Nyokap bokap mesti cari pinjaman kiri kanan, buat bayar uang jasa, panitia penerimaan pegawai.
4. Masa Kerja. Masak cuma dipalakin melulu, gantian dong ngembat uang perusahaan sebanyak banyaknya.
Jam setengah delapan, nyampe di spbu ciawi. Sudah dua ora yg hadir. Satu satu pserta yg orna bogr tiba. jam delapan lengkap sudah, ternyata rombongan jakarta baru jalan. ternyata cameraku gak terbawa. Buru dwi, my son pulang ngambil camera. Jam setengah sepuluh bersamaan rombongan jakarta, camera datang. Setelah ber ha ha hi hi segera rombongan enam mobil melaju arah sukabumi. Jam satu makan siang di warung kondang. sekita jam dua lanjut ke situs gunung padang. Dari warung kondang sejauh 18 km, dengan kondisi jalan seadanya. Satu km menjelang situs, jalanan cuma tumpukan batu. Setelah sowan ke p. kuncen, segera naik ke situs. Lumayan nabjak 80 derjat sepanjang 300 meter. Bikin napas ngonGosan dan lutut gemetar. Tenda2pun segera didirikan
ok gambar2 nyusul yaa
Ini cerita seorang pemuda, masih bujangan, belom pernah ke Bandung. Makanya begitu dapat tugas ke Bandung senengnya setengah mati. Dicarinya informasi tempat2 yg mesti dikunjungi, terutama tempat2 makan.
Banyak informasi yang dia dapatakn, terutama dari milis, aku pun menambahkan satu tempat makan, RM Selasih yg deket TMP Cikutra.
Sepulangnya dia dari Bandung aku dapat di YM
Dia : Pagi Om, kemarin sempet tuh ke selasih Gw : Gimana ? enak kan tempatnya Dia : Enak sih, cuma aku rada malu Gw ; Kenapa ? Dia : Aku bawa boss boss mitra kerjaku di Bandung. Gw : Haaaaaahhhhh...... Dia : Kan om yg merekomendasikan, jadi aku pikir semacam RM Keluarga gitu. Gw : He he he he, aku merekomendasikan karna tahu elo bujangan. Tapi para boss boss itu enjoy kan Dia : Iya sih, mereka enjoy juga cuma komennya " Dasar bujangan, ngaku baru kali ini ke Bandung " " Bisa tahu tempat makan yg banyak ABGnya"
Serombongan MOGE sedang berkonvoi dijalan yg berkelok kelok dengan gagahnya. Seperti biasanya hampir seluruh jalan di ambil semua.
Disebuah kelokan, muncul sebuah mobil pickup bak terbuka, dan dengan sedikit gugup membanting stir ke kiri biar tidak bertabrakan. Sang sopir pickup, sambil mengeluarkan kepala mengacungkan tangan, bertereak "BABIIIii". Merasa dimaki, oleh sopir pickup pula, sang pimpinan kepengen memutar arah, mengejar si supir pickup, tapi kondisi jalan yang sempit berekelok2, naik turun menyulitkan dia memutar arah motornya, apalagi dibelakangnya anak2 buahnya sedang melaju kenceng pula. Saat sedang menimbang2 antara memutar atau terus jalan, dibalik kelokan, serombongan babi hutan sedang bercanda ditengah jalan, dan , , , , , ,GUBRAGG, , , tanpa ampun sang babi hutan kena tubruk MOGE dan sang MOGEpun bergelimpangan ditengah jalan.
 Udah lama juga nggak mampir kesini, makanya kaget juga waktu kemarin mampir kesini.
 > Dulu cuma pabrik tahu Yun Yi, dimana tahu Yun Yi dibikin
Tapi kalau ada pembeli yang kepengen makan ditempat
mereka menyiapkan berapa set meja kursi, agar penikmat tahu Yun Yi bisa menikmati tahu yang yg baru dibikin dan langsung digoreng.
Sekarang, bukan sekedar pabrik tahu, tapi sudah jadi Restoran
Menunya, tentu saja Tahu Goreng Yun Yi
dan menu menu lainnya, seperti mie/ kwee tiaw, gado2, steak dll, standar Rumah makanlah. dan tempatnya sudah ditata sebagai mana layaknya rumah makan. yang mau nyantai, bisa di lesehan di taman
yang mau agak formal, bisa menempati meja di gedung utama.

Jalanan macet, terutama disekitar SPBU dipenuhin mobil dan motor, yang rela ngantri ber jam jam
padahal, buat mobil paling tidak rugi 75 rb (tanki 50 ltr) buat motor, tidak rugi 7,5 rb (tangki 5 ltr)
Hanya orang yang mempunyai kemampuan lebih yang dapat membuka File ini. Jika seandainya Anda sukses membuka File ini maka Anda akan menemukan nama-nama orang yang pernah dan bisa membuka file ini. Nah sekarang giliran Anda untuk mencobanya! Seorang laki-laki mau masuk ke ruang kerjaanya, tetapi ia lupa dengan passwordnya, yang dia ingat hanya lima angka. Berikut petunjuk untuk lima angka tersebut: 1. Angka ke lima di tambah angka ke tiga sama dengan empat belas 2. Angka ke empat lebih besar satu angka dari angka ke dua 3. Angka pertama lebih kecil satu angka dari dua kali angka ke dua 4. Angka ke dua di tambah angka ke tiga sama dengan sepuluh 5. Jumlah keseluruhan angka tersebut sama dengan tiga puluh Berapakah kelima angka tersebut? Jawabannya merupakan kunci untuk membuka File tersebut. Jika Anda berhasil membuka file ini silakan tulis nama Anda di didalam daftar tersebut, dan kemudian kirimkan kembali ke teman dekat Anda... Attachment: Copy of Copy of Copy of Copy of Copy of Copy of Copy of SecretCode1 (4) (4)(1).xls

Memblokir SPBU Menyandera Tangki BBM Membuat kemacetan di jalan2 utama
itu kan menyusahkan orang banyak jadi rakyat mana sih yg kamu bela
Dulu kalau melihat arak2an dijalan rasanya seneng banget apalagi kalau pesertanya memakai kostum yang lucu2, jalan kaki. jalanan masih sepi, adanya arak2an jadi hiburan gratis
sekarang koq rasanya sebel kalau melihat arak2an dijalanan sudah bikin macet, sikap pesertanya seperti penguasa jalan. seperti kemarin di toll jagorawi arah bogor-ciawi ditutup, mesti belok masuk kota BOGOR (padahal hari libur kan banyak orang yg menuju puncak) buat memberi kesempatan arak2an dari satu pabrik jamu jadilah separuh kota bogor dipenuhin mobil2 para pelancong. dan satu SPBU di yang disentul, penuh sesak ama peserta arak2an katanya sih memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang pasti sih jadi hari kekesalan nasional
Terhenyak aku mendengar kabar meninggalnya aktor Sophan Sophian. Karena aku cukup kagum akan beliau, baik sebagai aktor, sebagai suami, maupun sebagai politisi.
Yang bikin aku terhenyak, kenapa meninggalnya saat ikut konvoi MOGE.
Secara tak sadar, setiap kali berpapasan dengan rombongan MOGE terlontar sumpah kutukan, agar sekali waktu ada rombongan yang selalu arogan ini ada yang njungkel kejalanan.
anw, Selamat jalan bung semoga diterima amal2 baikmu diampuni semua dosa2mu dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran.
 | Ke Ancol | May 11, '08 10:24 PM for everyone |
 Saat ini aku lagi merapikan rumah, mengganti yang udah lapuk, maklum udah belasan tahun dipakai. Untuk mengurangi ke berantakan akibat pekerjaan, tiap ada puing2 menumpuk, segera minta bantuan tukang becak buat mengangkut puing2, ketempat2 yang kira2 memerlukan, seperti menguruk jalanan yang bopeng, ditumpuk dipinggir kali buat menambal tanah2 yang longsor diterjang banjir.
Dari beberapa tukang becak yang sering mangkal deket rumah, ada satu anak muda yang paling rajin. Tanpa banyak bicara dibersihkan semua puing2, dan tanpa diminta, kalau melihat sudah ada puing2 langsung menawarkan diri buat mengangkutnya.
Sampai disatu hari minggu dia tidak keliatan, agak hawatir juga jangan2 sakit karna kecapekan. Ternyata kehawatiranku salah besar. Hari senin dia muncul dan dengan muka yang berbinar binar bercerita.
Hari minggu kemarin dia berrekreasi ke Ancol bersama anak dan istrinya. Karena sudah lama sekali anaknya yang masih balita merengek untuk mengunjungi Ancol, sayang keuanganya belum memungkinkan membawa anaknya ke ANcol, dan dengan upah mengangkut puing2 selama beberapa hari, bisa dipakai buat membahagiakan anaknya berekreasi ke Ancol seharian, sampai malam.
Ada rasa senang, rasa bangga(moga nggak tergelincir jadi sombong), mendengar ceritanya, ternyata dengan mengupah dia membuang sampah, bisa bermanfaat baginya mewujudkan impian anaknya. Juga ada rasa malu, karna aku sendiri sering tidak mensyukuri nikmat karuniaNya. Ke Ancol yang bagi si tukang becak adalah satu karunia yang sangat besar, selama ini tidak terlalu aku rasakan kenikmatan dan kegembiraaan.

Penerbit Zahra membutuhkan jasa penerjemah bahasa Farsi / Parsi freelance.Bila Anda berminat, silakan kirim email ke Prayudi --> yudi@zahra.co. id (yudi[at]zahra. co.id)Terima kasih,YudiZahra Publishing HousePrayudi NewotoChief Editor Zahra Publishing HouseJl. Batu Ampar III No. 14 CondetJakarta Timur 13520 IndonesiaPhone: +62 21 8092269Fax: +62 21 80871671Websites:www.zahra.co. idwww.dastanbooks. com
 Sekarang Hari Pendidikan Nasional yaaa. Jadi inget sama seorang guru yang pernah mengajarku dari kelas 1 sampai kelas 3 SD. Kalo Andrea hirata punya guru yg namanya Ibu Muslimah, guruku yg satu ini namanya juga mirip Ibu Musrifah. Beliaulah yang sangat berjasa mengajarku, dan membuat aku bisa terus bersekolah. Saat di SD aku termasuk murid yang bandel, bukan bandel dalam arti suka berantem atau ngeganggu murid2 yang lain, tapi bandel dalam soal bolos membolos. Membolosnyapun pun bisa berhari hari. Kalau beliau beberapa hari tidak melihat aku ada dikelasnya, beliaupun akan datang kerumah dirumah, dan membujukku untuk mau bersekolah lagi. Bahkan saking perhatiannya akan muridnya yang bandel ini, beliau terus mengajarku saat aku naik kelas 3. Padahal seharusnya beliau mengajar kelas satu dan kelas dua. Beliau mengajukan ke kapala sekolah untuk pindah ngajar kelas tiga. Alasannya, kalau aku ditangani guru lain, kemungkinan besar aku kena DO. Tapi biarpun aku termasuk murid kesayangannya, pernah juga sih diusir dari kelas. Ceritanya, waktu kelas 2, seisi kelas geger dengan bau bauan yang sangat menyengat. Setelah dicari cari, sumber bau2an itu berasal dari Tas Sekolahku. Rupanya udang sisa umpan aku mancing sehari sebelumnya lupa belum aku keluarkan dari kelas, persiapan buat mancing sehabis sekolah. Semoga Ibu Guruku di alam sana diterima arawhnya, di terima semua amal2 baiknya, dan diampuni segala dosa2nya.
 Barangkali 9 dari sepuluh orang akan mengatakan, kalau mau ke Dieng tuh lewat Kota Wonosobo.Nggak salah sih, karena memang dari wonosobolah jalur yang termudah buat menuju Dieng. Jaraknya terpendek +/- 20 Km dan kondisi jalannya relatif mulus, kalau tanjakan dan kelokan standartlah jalan2 di pegunungan.Sebenarnya ada banyak jalan buat menuju Dieng. Dari beberap alternatif ada 4 jalan lagi yang cukup layak pakai dan pernah aku lewatin dengan mobil1 Via Pekalongan - Kajen.Kondisi jalan mulus, ditambah panorama yang cukup indah sepanjang jalan.Dari pekalongan ke selatan melewati Kedung Wuni-Wonopringgo-Kajen -Paninggaran-Kalibening-Wanayasa-Batur-Dieng. +/- 80 Km.
Pekalongan - Kajen 25 Km jalan utama, karena Kajen merupakan ibukota Kabupaten Pekalongan Antara Kajen - Paninggaran ada satu tempat rekreasi Linggo Asri tempat ngadem yang cukup nyaman buat ngadem, sejenak, sekedar ngelepasin pegel2 atau buat nginep.Kondisi jalanan sampai ke wanayasa, tanjakan dan tikungan masih cukup enteng. Yang mesti extra hati2 setelah wanayasa menuju Batur. Tanjakan dan tikungan agak "kurang ajar" ada beberapa tikungan patah dan langsung nanjak cukup terjal.2. Via Banjarnegara - KarangkobarKondisi jalanan juga lumayan mulusBanjar negara - Karang kobar - wanayasa- Batur - Dieng.Sebenarnya dari karang kobar bisa langsung belok kanan akan sampai ke dekat Sumur Jalatunda. Cuma kondisi jalan kurang bersahabat. Kacuali bagi yangmau ngetest mobil . banyak tanjakan yang cukup terjal dan jalan yanng berupa batu yang ditumpuk. Jadi sebaiknya terus aja sampai ke Kota Wanayasa, baru belok kanan ke batur.3. Via SukorejoSukorejo, satu kota kecamatan yang terletak di jalan ALternatif Weleri - Magelang.Sukorejo - Jumprit - Dieng. dari Sukorejo Melewati Jumprit, satu Tempat yang dijadikan area wisata dan sepertinya dikeramatkan juga oleh penduduk Sekitar Kondisi jalan cukup mulus, tapi sempit dengan kelokan dan tanjakan yg cukup menantang, meliuk liuk dipinggang Gunung sundoro di samping kiri. Sementara di arah kanan Gnung Perahu nampak jelas dibalik lembah dan jurang. 4. Via Pekalongan - Bandar Sedayu. +/- 60 KmIni Surprised bagiku, karna jalur inilah yang dulu saat masih SMA, selalu aku pakai, tentu saja dengan separuh jalan kaki. ternyata sekarang sudah bisa dilalui mobilDari pekalongan - Bandar Sedayu (25 Km)jalanan sangat mulus, karna merupakan jalan utama yang mengubungkan Bandar sedayu ke Pekalongan. Setelah Bandar Sedayu jalanan sedikit bergerotakan, karna aspalnya yg kurang banyak. Bahkan ada satu kawasan yang kondisinya sedikit lebih bagus dari kubangan kerbau sepanjang 3 KM. sayang Hutan perawan yang dulu cukup lebat buat menutupin langit dari penglihatan, sekarang sudah menipis, nyaris gak beda dengan perkebunan.Tanjakan dan tikungan tidak begitu tajam, cuma kondisi jalan yang 3 km itu aja yang jadi hambatan.
Jadi mau ke Dieng lewat mana ?
Abis subuh nganatar anak ke terminal
sehabis sarapan berangkat renang, setelah ngedrop bini di oerawatan kulit
abis renang jemput bini, muter2 kota setelah makan coto
pulang, nguatuk, tidur siang, terbangun nyium wanginya pisang goreng
sedap nian pisang goreng panas2 ma secangkir kopi disore hari
abis maghrib, jemput anak diteruskan dinner di imah hejo (hasil jual monitor kemarin he he he)
ujan deres, untung dihibur penyanyi organ tunggal yg lumayan merdu
Alhamdulillah, terima kasih Tuhan atas nikmat karuniaMu
| |